oleh

Banjir Genangi Ruas Jalan Poros Jeneponto, Polisi Bantu Dorong Kendaraan Warga

TRIBRATANEWSJENEPONTO.COM | JENEPONTO – Hujan lebat mengguyur wilayah Kabupaten Jeneponto, Selasa (07/12/2021).

Hujan yang berlangsung malam hingga pagi hari ini, membuat sejumlah ruas jalan utama dan pemukiman warga banjir.

Jalan yang digenangi air, mengakibatkan arus lalu lintas macet. Sehingga, petugas dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) beserta Personel Polsek Jajaran Polres Jeneponto, membantu pengendara agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

Akibat genangan air di ruas jalan tersebut, sejumlah sepeda motor warga dan mobil yang melintas mogok. Polisi lalu lintas (Polantas) pun ikut membantu mendorong sepeda kendaraan warga.

Genangan air terdapat di Jalan Poros Propinsi Kp. Saroangin Kec. Tamalatea, Jalan Poros Pasar Karisa, Jalan Kp. Bonto-bonto Kec. Binamu dan jalan Dusun Toppa Desa Banrimanurung Kec. Bangkala.

Keempat titik ini kita turunkan anggota untuk mengurai kemacetan. Selain itu, anggota juga bantu mendorong kendaraan warga yang mogok,” ungkap Kasat lantas Polres Jeneponto, AKP Syaharuddin.

Dia mengatakan, ketinggian air di dua titik jalan poros propinsi sekitar 40-50 centimeter. Sehingga, bagi kendaraan roda dua cukup sulit melintas. Pengendara pun harus berhati-hati agar tidak terperosok ke dalam parit.

Sementara itu, akibat genangan air ruas jalan dipadati kendaraan yang membuat petugas lalu lintas cukup kesulitan mengurai kemacetan. Pengendara pun diminta bersabar dan berhati-hati karena jalan licin.

“Kita selain mengatasi kemacetan, juga mengingatkan pengendara berhati-hati,” ujar Syahruddin.

“Ya, hampir setiap kali hujan jalan di Kabupaten Jeneponto tergenang banjir. Selain itu, ada juga sebagian rumah warga digenangi air,” ungkap Amir (30), salah satu warga di Tamalatea.

Dia mengatakan, banjir yang terdapat di sejumlah badan jalan Proros Propinsi sampai saat ini belum teratasi oleh pemerintah. Sehingga, hal ini menjadi keluhan bagi masyarakat.

” Intensitas hujan yang cukup deras, membuat jalan digenangi air. Barangkali drainase tak maksimal menampung debit air,” ujar Amir.

Ungkapan yang sama disampaikan Lahoding, seorang pengendara mobil. Karena air yang tergenang di badan jalan seringkali membuat kemacetan.

“Macetnya parah kalau banjir sampai ke jalan. Belum ada diantisipasi sama pemerintah. Saya harap masalah ini segera diatasi,” harap Lahoding. (nsb)

Komentar

Berita Terkini