oleh

Polres Jeneponto Terima Tim Penilai Internal Pembangunan Zona Integritas Mabes Polri

TRIBRATANEWSJENEPONTO.COM | JENEPONTOPolres Jeneponto menerima tim penilai internal dari Mabes Polri dalam rangka penilaian pembangunan Zona Integritas.

Tim penilai dari Mabes Polri dipimpin oleh Kombes Pol. Fajar Rasyid, SE, serta didampingi oleh Ipda Taharuddin Ps. Kaur Keu Biro Rena Polda Sulsel. Selasa, (23/3/2021).

Hosting Unlimited Indonesia

Sementara itu, peserta penilaian adalah para ketua program pengungkit satu sampai enam beserta operatornya.

Kapolres Jeneponto AKBP Yudha Kesid Dwijayanto, SH. S.I.K dalam sambutannya menyampaikan Selamat datang Bapak Ketua Tim Kombes Pol. Fajar Rasyid, SE bersama rombongan di Polres Jeneponto dalam rangka penilaian internal pelaksanaan Zona Integritas (ZI) pada Polres Jeneponto, apapun hasil dari penilaian Tim mari kita terima demi kebaikan dan kemajuan bersama khususnya Institusi Polres Jeneponto.

Semntara itu, Ketua tim Penilaian ZI Kombes Pol Fajar Rasyid, SE, menyampaikan Ucapkan Terima kasih kepada Kapolres Jeneponto AKBP Yudha Kesit Dwijayanto, SH, S.I.K yang telah menerima kami di Polres Jeneponto yang selanjutnya Tim akan melaksanakan pemeriksaan tentang pelaksanaan Zona integritas, sampai sejauh mana kesiapan Polres Jeneponto menghadapi Pelaksanaan Zona Integritas.”

Lebih lanjut, Kombes Pol Fajar Rasyid, SE saat memberikan menyampaikan bahwa zona integritas bukanlah program dari kepolisian namun dari pemerintah yaitu presiden untuk menjadikan indonesia bersih dari korupsi dan memiliki tata kelola yang baik.

“Oleh sebab itu, dalam pelayanan publik yang ada di kepolisian juga harus terbebas dari korupsi dan bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui pembangunan zona integritas,” ucapnya.

Dalam pelaksanaannya tim memeriksa masing-masing dokumen dan dokumentasi pengungkit 1 sampai 6 yang di bagi menjadi 2 bagian tim Satu memeriksa pengungkit satu sampai tiga serta Tim dua memeriksa pengungkit empat sampai enam. (nsb)

Komentar

Berita Terkini