oleh

Bhabinkamtibmas Pantau Pembongkaran Rumah Akibat Pilkades 2021

TRIBRATANEWSJENEPONTO.COM | JENEPONTO – Sebanyak 8 unit rumah warga di Dusun Kawaka Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Jeneponto, diminta untuk dibongkar, Selasa (16/11/2021).

Rumah tersebut dibongkar atas persetujuan pemilik rumah dan perintah pemilik lahan yang marah akibat diduga tidak memilih Calon Kades nomor urut 2, Andi Mustamu Arfa.

Bhabinkamtibmas Polsek Bangkala Aiptu Dri Satoso bersama Bhabinsa Sertu Misbahuddin yang mendatangi TKP sekaligus mengamankan jalannya pembongkaran mengatakan.

“5 rumah warga di bongkar yang telah di bongkar oleh pemiliknya akibat Pilkades serentak 2021 di desa Kawaka Kec. Bangkala masing-masing rumah Diwang, Rustam, Samsu dg Lino, Sampara dg Tayang, dan Rahman Dg. Tinggi” kata Bhabinkamtibmas

Kapolres Jeneponto, AKBP Yudha Kesit Dwijayanto mengatakan kepada Tribratanews membenarkan adanya sejumlah rumah di Desa Punagaya dibongkar efek dari Pilkades.

“Rumah yang dibongkar ada 8 unit karena terbukti tidak memilih calon Kepala Desa nomor urut 2 dan mereka sudah membuat pernyataan,”kata Yudha.

Kapolres juga menjelaskan, sejumlah masyarakat yang ada di Dusun Kawaka sebelumnya pernah membuat surat pernyataan kepada pemilik Lahan (Aldin) untuk memilih nomor urut 2.

Yudha membantah terkait video yang beredar di sosial media adanya dugaan pengrusakan rumah. Menurutnya, rumah tersebut dibongkar atas persetujuan pemilik rumah.

“Jadi bukan pengrusakan, cuma karena kekecewanya yang punya tanah lantaran sudah diberi tanah untuk mendirikan rumah tetapi mereka tidak memilih calon nomor 2,”katanya.

Akibat dari kejadian itu, sejumlah Personel Brimob Polda Sulsel, Polres Jeneponto dan Polsek Bangkala mendatangi lokasi untuk mencegah terjadi gesekan. (Nsb)

Komentar

Berita Terkini